Ayo Sambut Ramadhan

0
84

Para pedagang akan menyambut musim perdagangan dengan persiapan yang sebaik-baiknya demi menggapai keuntungan sebesar-besarnya, demikian pula orang-orang beriman menyambut bulan Ramadhan tamu yang penuh berkah dan keuntungan dengan berbagai macam Ibadah.

Mereka memperbanyak puasa di bulan Sya’ban sebagai persiapan untuk bulan Ramadhan, bertaubat dengan sungguh-sungguh, melepaskan diri dari dosa dan menunaikan hak-hak orang yang terzalimi, saling memaafkan dan saling mendamaikan, memadamkan perpecahan dan menghentikan perdebatan sehingga kita menjadi layak mendapatkan maghfirah (pengampunan).

Mempelajari hukum-hukum Puasa beserta adab-adabnya, hal-hal yang mebatalkannya serta apa yang boleh dan apa yang tidak boleh bagi orang yang berpuasa agar kita dapat berpuasa dengan baik Meminimalisir kesibukan sebisa mungkin

Sehingga kita dapat memaksimalkan waktu untuk beribadah pada bulan Ramadhan

Dahulu Sufyan at-Tsauri, ketika memasuki bulan Ramadhan

Meninggalkan segala sesuatunya dan mulai menghadap al-QuranRamadhan adalah kesempatan besar untuk berlepas diri dari kebiasaan buruk dan membangun akhlak yang terpuji

Allah ta’aala berfirman:

يَأَيُّها الَّذِينَ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَام كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (البقرة:183)

 “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagi kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan bagi orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here