Pemkot Makassar Umumkan 10 Nama Calon Pimpinan Baznas Makassar Periode 2026–2031

Pemkot Makassar Umumkan 10 Nama Calon Pimpinan Baznas Makassar

Pemkot Makassar Umumkan 10 Nama Calon Pimpinan Baznas Makassar Periode 2026–2031

Portalislam - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan 10 nama calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar periode 2026–2031.

Pengumuman tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Makassar, Moh Syarief, selaku Sekretaris Pansel Seleksi Calon Pimpinan Baznas Kota Makassar.

Ia menjelaskan, Wali Kota Makassar sebelumnya telah menyampaikan surat pengantar kepada Baznas RI terkait hasil seleksi calon pimpinan Baznas Kota Makassar.

“Alhamdulillah, hasil seleksi calon pimpinan Baznas Kota Makassar periode 2026–2031 sudah kami kirimkan ke Baznas Republik Indonesia,” ujar Moh Syarief, Selasa (12/5).

Adapun 10 nama calon pimpinan Baznas Kota Makassar yang dinyatakan lolos seleksi tingkat pemerintah kota, yakni:

  1. Abdul Aziz
  2. H. Akhyar Amnur, S.Pd.M.Pd
  3. Baharuddin Hafid
  4. Fahmi, S.H.I.
  5. Hendra Wijaya, Lc.
  6. Komaruddin, S.Ag.
  7. H. Muhammad Yunus
  8. Dr. Usman Sofyan, M.Pd.I.
  9. Yusran Sofyan
  10. Prof. Dr. Yusriani, S.KM., M.Kes.

Moh Syarief menegaskan, susunan nama tersebut diurutkan berdasarkan abjad dan bukan menunjukkan peringkat hasil seleksi.

“Peringkat penilaian sebenarnya sudah kami kirimkan melalui berita acara kepada Baznas RI. Jadi, urutan nama ini bukan menunjukkan siapa yang terbaik atau peringkat pertama,” jelasnya.

Ia menerangkan, kewenangan Pemkot Makassar hanya sampai pada penetapan 10 besar calon pimpinan Baznas. Selanjutnya, proses seleksi akan dilanjutkan oleh Baznas RI untuk menentukan lima nama yang nantinya ditetapkan sebagai pimpinan Baznas Kota Makassar.

“Kewenangan pemerintah kota hanya sampai di 10 besar. Selanjutnya, Baznas RI yang akan melakukan seleksi kembali untuk menentukan lima orang yang nantinya menjadi pimpinan Baznas,” katanya.

Menurutnya, jadwal tahapan seleksi lanjutan sepenuhnya akan ditentukan oleh Baznas RI. Ia menyebut kemungkinan proses seleksi akan dilaksanakan bersamaan dengan daerah lain yang saat ini juga sedang menjalani tahapan serupa.

“Semua jadwal dan mekanisme seleksi berikutnya ditentukan oleh Baznas RI. Kemungkinan Makassar akan lebih dulu karena proses seleksi di daerah ini lebih cepat selesai,” ujarnya.

Moh Syarief juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian seleksi, mulai dari tes CAT hingga wawancara.

“Semua peserta memiliki potensi besar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam proses seleksi ini,” tuturnya.

Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses seleksi masih terdapat kekurangan dalam pelayanan yang diberikan panitia.

“Kami selaku panitia seleksi memohon maaf apabila selama proses pelayanan terdapat kekurangan. Semoga seluruh proses ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” pungkasnya.